KOTA METRO, LAMPUNG – Dompet Dhuafa bersama UPZDK Permata Bank Syariah meresmikan program Kantin Kontainer pada 27/08/2026 di Universitas Muhammadiyah Metro. Program ini merupakan wujud pendayagunaan dana zakat melalui program ekonomi produktif yang diperuntukan untuk penerima manfaat mahasiswa guna mencetak generasi wirausaha serta menjadi kesempatan mereka untuk mendapatkan penghasilan guna menunjang biaya studinya.
Hadir meresmikan program ini Rafieq Adi Pradana selaku Wakil Walikota Metro, Habibullah selaku Ketua Pengawas UPZDK Permata Bank Syariah, Ahmad Juwaini selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, civitas akademika UM Metro, dan stakeholder.


Kantin Kontainer adalah beasiswa kewirausahaan yang diperuntukan untuk mahasiswa berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Mereka diberikan kesempatan untuk mengelola unit kantin yang terbuat dari kontainer sebagai sarana belajar berwirausaha secara langsung serta mendapatkan penghasilan setiap bulan untuk mendukung biaya studi.
Wakil Walikota Metro, Rafieq sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan Program Kantin Kontainer di UM Metro. Pemerintah kota Metro berharap bahwa program ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh mahasiswa khususnya penerima manfaat program.
“Bagi mahasiswa yang mendapatkan kesempatan sebagai pengelola kantin, saya berharap ini menjadi pelajaran untuk membuka peluang usaha di masa depan dan penghasilanya dapat digunakan untuk kegiatan positif utamanya membantu meringankan pembayaran UKT,” jelasnya.


UPZDK Bank Permata Syariah menyalurkan dana zakat dan kebajikan melalui program Kantin Kontainer salah satunya di UM Metro. Sebagai bagian dari Permata Bank Syariah, UPZDK Bank Permata Syariah turut menjalankan fungsi sosial melalui berbagai program, termasuk berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa sejak 2020. Kolaborasi tersebut kini diperluas melalui program Kantin Kontainer di ITERA dan UM Metro, yang diharapkan dapat menjangkau mahasiswa berprestasi sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.
“Ini kesempatan luar biasa buat mereka untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaannya jadi kesempatan ini harus dioptimalkan, ketika mereka selesai bisa bikin bisnis sendiri, mereka sudah punya ide, percaya diri dan tahu bisnis apa yang akan mereka jalankan sehingga bisa membuka lapangan kerja semakin banyak usaha-usaha kecil yang bisa tumbuh dan berkembang jadi ekonomi masyarakat kita bisa terbantu,” kata Habibullah, Dewan Pengawas UPZDK Bank Permata Syariah.
Kantin Kontainer diberikan kepada mahasiswa agar dapat belajar berbisnis langsung di lingkungan kampus. Ini juga sebagai pemberdayaan mahasiswa karena dikelola secara langsung oleh mahasiswa sebagai sarana melatih jiwa kepemimpinan dan kemandirian finansial.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini menjelaskan program ini diharapkan mendorong penerima manfaat menjadi mandiri secara ekonomi hingga kelak mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.
“Satu penghargaan juga kehormatan bagi Dompet Dhuafa diberi kepercayaan, kita berusaha melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kantin Kontainer ini hadir untuk menopang perkuliahan mahasiswa sehingga bermanfaat untuk mencetak orang-orang yang nantinya bukan hanya menjadi mustahik tapi menjadi muzakki minimal tidak lagi bergantung dengan bantuan,” kata Ahmad Juwaini.


Setidaknya ada dua tujuan hadirnya Kantin Kontainer. Pertama, social impact yakni sebagai sarana belajar untuk berwirausaha dan berbisnis. Sehingga, mahasiswa terpilih bisa mempraktikkan bagaimana mengelola bisnis dengan mengelola kantin. Kedua, financial impact di mana Kantin Kontainer akan memberikan para penerima manfaat pendapatan dengan skema bagi hasil. Hal ini dilakukan guna membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan UKT dan keperluan lainnya.
Tak hanya itu, para penerima manfaat nantinya juga akan dibekali berbagai pelatihan, mulai dari pengelolaan keuangan, pemasaran dan digital marketing, hingga manajemen tim, serta pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.

Penerima manfaat program Kantin Kontainer, Zakiansyah Putra Pratama menuturkan bahwa program ini sangat dinanti-nantikan olehnya. Program beasiswa kewirausahaan ini sangat membantu untuk meringankan biaya kuliahnya serta belajar secara langsung mengembangkan usaha.
“Ketika diumumkan lolos sebagai penerima manfaat Program Kantin Kontainer tentunya senang dan bangga. Karena zaki sendiri butuh banget sama beasiswa untuk bantu orang tua dan alhamdulillah bisa belajar juga untuk berwirausaha. Pastinya kesempatan ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk berinovasi dan mengembangkan skil saya,” ujarnya.
Hingga tahun 2026, Dompet Dhuafa melalui mitra pengelola program ekonomi, Indonesia Berdaya telah menggulirkan 15 Kantin Kontainer yang bekerja sama dengan kampus di seluruh Indonesia. Sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat, Dompet Dhuafa telah berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi penerima manfaat program.
Teks dan foto: Harja Pradika