Budidaya Udang Vaname
Desa Wanayasa, Kab. Serang, Provinsi Banten
Deskripsi Program
Kawasan Kab. Serang bagian utara memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya perikanan khususnya udang vaname. Tambak – tambak udang konvensional milik warga produktivitasnya rendah dikarenakan cemaran limbah pabrik. Permintaan udang vaname terus mengalami peningkatan, namun suplai saat ini baru dapat memenuhi sebanyak 1/3 dari permintaan. Budidaya Udang Vaname dengan sistem bioflok merupakan upaya efisiensi biaya produksi & meningkatkan hasil panen yang optimal.
Tahun Mulai Program
Program Budidaya Udang Vaname tahun 2023 dan diintervensi oleh Indonesia Berdaya pada tahun 2024.
Jumlah Penerima Manfaat
Jumlah penerima manfaat program Budidaya Udang Vaname yaitu 4 orang.
Intervensi Indonesia Berdaya
Intervensi Indonesia Berdaya dalam menjalankan program ini yaitu penyiapan infrastruktur kolam bioflok beserta sarana pendukung lainnya (peralatan, sewa lahan, dll) dan bantuan modal kerja 1 siklus (90 hari) terdiri dari bibit udang, pakan, obat-obatan, dll).
Target Dampak Finansial yaitu penerima manfaat memiliki penghasilan dari penjualan produk udang vaname dengan estimasi pendapatan Rp 1,7 – 1,9 Juta /bulan/PM.
Target Dampak Sosial dari program ini yaitu terlibatnya 4 orang penerima manfaat dalam pengelolaan usaha budidaya udang vaname, serta mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan kolam yang terbengkalai untuk budidaya udang vaname.
Ali Fikri - Koordinator Program