Kebun IB Subang

Desa Cirangkong, Kab. Subang, Jawa Barat.

Deskripsi Program
Merupakan program optimalisasi lahan Indonesia Berdaya Subang melalui revitalisasi kawasan yang fokus pada pengembangan unit usaha bidang pertanian, peternakan dan agroeduwisata. Program ini di inisiasi sejak tahun 2014 dan dirancang menjadi kawasan madaya sejak tahun 2023.

Tahun Mulai Program

Program Kebun IB Subang dimulai tahun 2014 dan diintervensi oleh Indonesia Berdaya pada tahun 2024.

Jumlah penerima manfaat program Kebun IB Subang yaitu 20 Orang.

Intervensi Indonesia Berdaya
Optimalisasi lahan Indonesia Berdaya Subang melalui Revitalisasi Kawasan IB Subang dilakukan dengan skema intervensi pada 3 bidang. Pertama, Pertanian meliputi, Optimalisasi peningkatan produktivitas lahan melalui budidaya nanas, buah naga, pepaya, durian dan alpukat; Bantuan modal kerja berupa kebutuhan bibit, pupuk, biaya tenaga kerja (HOK); Peningkatan kapasitas dan kompetensi petani binaan melalui pendampingan dan pembinaan; Penguatan jaringan pasar; Penguatan kelembagaan lokal. Kedua, Peternakan meliputi, Renovasi sarana & prasarana produksi ternak berupa kandang, mess, gudang, toilet, mesin chopper dll; Bantuan modal kerja berupa ternak domba untuk unit breeding maupun fattening, pakan, vitamin & obat-obatan; Peningkatan kompetensi mustahik melalui pendampingan rutin; Penguatan jaringan pasar baik kurban maupun reguler. Ketiga, Agroeduwisata meliputi, Revitalisasi fasilitas umum eksisting berupa 2 guesthouse kecil, 2 guesthouse besar, gazebo, mushola, toilet, rumah produksi nanas; Penguatan jaringan pasar melalui aktivasi sosial media, event, website dan lainnya.

Aktivitas petani di kebun IB Subang : panen nanas dan buah naga
Hasil panen buah naga kebun IB Subang

Program ini memiliki target dampak utama yang berfokus pada Optimalisasi Sumber Daya. Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Petani-Peternak Binaan, adanya penghasilan dari unit usaha yang dijalankan baik pertanian (buah) maupun peternakan (breeding & fattening). Menjadi etalase pembelajaran & pelatihan bagi perguruan tinggi terkait budidaya tanaman perkebunan & peternakan. Terbentuknya jaringan pasar yang kuat dengan harga yang bersaing dan kelembagaan lokal.

Dulu petani enggak berdaya sama harga pasar. Tapi dengan kehadiran Dompet Dhuafa kita diberikan informasi yang luas, sehingga harganya bagus.

Ade - Penerima Manfaat