Gula Aren Temon

Desa Temon, Kab. Pacitan, Jawa Timur.

Deskripsi Program
Program ini dimulai dengan pembentukan kelompok tani hutan aren tahun 2020. Dikelola dengan konsep green business yang tidak hanya fokus pada aspek produksi, tapi juga mengelola secara maksimal dari hulu sampai hilir. Pada aspek product development aktivitas fokus pada memperbaiki tata cara produksi gula aren sehingga bisa menghasilkan produk yang berkualitas. Pada aspek market development aktivitas yang dilakukan adalah memperluas akses pasar yang dapat menyerap produk secara optimal.

Tahun Mulai Program

Program Gula Aren Temon dimulai tahun 2022 dan diintervensi Indonesia Berdaya pada tahun 2024.

Jumlah penerima manfaat program Gula Aren Temon yaitu 50 Orang.

Intervensi Indonesia Berdaya
Indonesia Berdaya menjalankan program ini fokus pada 4 intervensi utama yaitu Pertama, pengembangan kualitas produk melalui pendampingan dan capacity building. Kedua, melakukan proses pengembangan pasar untuk memastikan keterserapan secara optimal dari produk yang dihasilkan oleh para petani. Ketiga, memberikan dukungan aset produksi yang dibutuhkan dalam proses pengolahan gula aren. Keempat, menginisiasi kelembagaan lokal, koperasi petani penderes aren, yang akan mengampu fungsi konsolidasi seluruh penerima manfaat program.

Aktivitas petani mencari nira untuk gula aren
Produk gula aren Temon

Program ini memiliki dua target dampak utama. Pertama, target dampak finansial yang fokus pada Peningkatan harga jual dari 4000/keping menjadi 5000/keping. Peningkatan produktivitas dari 2 Ton menjadi 5 Ton/bulan. Inisiasi unit revenue baru dalam bentuk AgroEduwisata Aren Organik.

Kedua, target dampak sosial. Terlibatnya lebih dari 50 petani aren sebagai penerima manfaat. Menguatnya kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kelembagaan lokal. Bertambahnya jaringan rantai pasok produksi dan market. Menguatnya sustainabilitas program dengan memastikan distribusi nilai ekonomi yang merata bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok Gula Aren.

Berawal dari sebuah forum diskusi, hingga berlanjut sampai tahap ini, rasanya bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa. Saya yakin ini akan menjadi kebanggaan UMKM lokal desa.

Ayu Ngurah Megawati - Local Leader