Telur Ayam Bahagia
Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Deskripsi Program
Ayam Bahagia merupakan konsep budidaya ayam petelur yang mengedepankan kesejahteraan hewan (animal welfare) yakni dengan cara ayam diternakkan secara umbaran untuk menghasilkan telur berkualitas. Melibatkan 2 KWT (Kelompok Wanita Tani) yaitu; KWT Rukun Makmur dan KWT Mekar yang masing-masing berlokasi di wilayah Kecamatan Turi dan Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman. Masing-masing beranggotakan lebih kurang 20-30 ibu-ibu. Program di support oleh PT Victus Nobis Asia dan Agrinesia selaku donor program serta Yayasan Dompet Dhuafa republika.Dalam pelaksanaannya program bekerjasama seperti pemerintah, CV Ayam Bahagia dan stakeholder lainnya dalam pengelolaan produksi dan pemasaran. Ternak ayam petelur dengan konsep ini atau yang disebut Ayam Bahagia, diharapkan dapat menghasilkan telur yang mengandung nutrisi baik untuk ibu hamil dan mencegah stunting pada anak. Hal ini disupport dengan pemberian pakan yang berkualitas baik dengan 100% bersumber dari pakan nabati, bebas antibiotik.
Tahun Mulai Program
Program Telur Ayam Bahagia dimulai tahun 2023 dan diintervensi oleh Indonesia Berdaya pada tahun 2024.
Jumlah Penerima Manfaat
Penerima manfaat program Ayam Bahagia tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT) diantaranya KWT Rukun Makmur dan KWT Mekar dengan total 60 orang.
Intervensi Indonesia Berdaya
Program dilakukan dengan menargetkan ibu-ibu KWT (Kelompok Wanita Tani) sebagai penerima manfaat. Intervensi dilakukan selama 1 tahun berupa pemberian modal kerja dan pendampingan tata kelola keuangan dan produksi. Modal kerja yang diberikan berupa bantuan 110 ekor ayam beserta biaya pakan ( untuk satu bulan produksi). Hasil penjualan telur diharapkan dapat bergulir sehingga dapat menopang kebutuhan produksi serta memberikan manfaat (laba) ke penerima manfaat. Pemasaran produk ditargetkan kepada masyarakat umum, puskesmas dan desa. Harga jual rata-rata Rp. 2000 – Rp. 2800 per butir atau Rp. 30.000 per kilo.
Program ini dilaksanakan dengan target Pertama, penguatan kesadaran dan kapasitas dalam pengelolaan organisasi khususnya di Kelompok Wanita Tani agar tetap eksis dan mandiri.
Kedua, peningkatan kapasitas (pengetahuan dan keterampilan) dalam pengelolaan dan produksi ayam petelur yang berkualitas.
Ketiga, peningkatan kapasitas pemasaran produk usaha telur Ayam Bahagia.
Udhi - Sekretaris Pengurus Indonesia Berdaya