Budidaya Jamur Tiram
Desa Cibulakan, Kab. Cianjur, Jawa Barat.
Deskripsi Program
Program Pengembangan Usaha Jamur Tiram di Desa Cibulakan Kabupaten Cianjur merupakan program recovery sektor ekonomi masyarakat pasca gempa pada tahun 2022 di Kabupaten Cianjur. Melalui pengembangan ekonomi berbasis komunitas (Community Based Development Program), Kelompok Tani Hutan Babakan (KTH Babakan), dengan pendekatan pemberdayaan kelompok, petani jamur dan kelompok masyarakat miskin bertujuan untuk meningkatkan penghasilan serta mendorong proses kemandirian ekonomi bagi penerima manfaat.
Tahun Mulai Program
Program Budidaya Jamur Tiram dimulai tahun 2022 dan diintervensi oleh Indonesia Berdaya pada tahun 2024.
Jumlah Penerima Manfaat
Jumlah penerima manfaat program Budidaya Jamur Tiram yaitu 12 Orang.
Intervensi Indonesia Berdaya
Intervensi yang dilakukan dalam program ini yaitu pendampingan, peningkatan kapasitas, dan pengembangan tata kelola kelompok untuk mendukung keberlanjutan usaha. Program ini memberikan dukungan dalam pengembangan kemampuan petani jamur KTH Babakan, khususnya dalam menjaga sirkulasi produksi dan budidaya. Selain itu, terdapat bantuan yang diberikan seperti modal, pelatihan, dan penyuluhan budidaya jamur tiram, disertai dengan pendampingan intensif untuk mengoptimalkan pengelolaan unit bisnis berbasis komunitas. Dukungan lain juga meliputi penyediaan infrastruktur berupa peralatan dan bahan baku yang diperlukan dalam proses pengolahan.
Target dampak dari program ini adalah terwujudnya kesejahteraan dan resiliensi ekonomi masyarakat Cibulakan pasca bencana (Desa Jamur Cibulakan yang mensejahterakan melalui unit usaha jamur inovatif dan inklusif).
Darmawan - Penerima Manfaat