Industri Komunal Olahan Nanas

Desa Cirangkong, Kab. Subang, Jawa Barat.

Deskripsi Program
Program IKON adalah pengembangan kawasan agroindustri  untuk membangun industri pengolahan produk petanian nanas di pedasaan yang sustainable dan menjadikan desa sebagai sumber pangan. Program ini merupakan ikhtiar untuk mengatasi masalah produksi hasil pertanian yang melimpah (perishable dan bulky), rendahnya nilai tambah produk, penyerapan SDM pedesaan, pendapatan petani yang rendah, dan akses pemasaran yang terbatas.

Program ini memiliki tujuan yang berorientasi profit dan benefit yang diintegrasikan melaui kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan input teknologi unggulan yang melibatkan pekerjaan 25 % secara padat karya kepada masyarakat dan 75 % kegiatan padat modal dilakukan secara mekanis di dalam pabrik IKON.

IKON membangun kerjasama kemitraan untuk pengembangan budidaya dan suplai bahan baku buah (nanas) dengan Paguyuban/Koperasi Petani di sekitar perusahaan. Perusahaan ikut mendorong terwujudnya kemakmuran masyarakat khususnya di pedesaan melalui sharing saham dominan yang akan dimiliki oleh penerima manfaat/benefisaris.

Tahun Mulai Program

Program Industri Komunal Olahan Nanas dimulai pada tahun 2025.

Jumlah penerima manfaat program Industri Komunal Olahan Nanas yaitu 1.000 Orang.

Intervensi Indonesia Berdaya
Skema intervensi yang dilakukan oleh Indonesia Berdaya Pertama, mengawal pembuatan dan pemasangan mesin berikut instalasinya oleh vendor sehingga siap diguanakan. Kedua, Mengawal penyiapan unit usaha pengelola pabrik yaitu perizinan, penyiapan tenaga kerja, penyiapan aset oprasional, penyusunan prosedur operasional, dll. Ketiga, Penyiapan calon mutahik yang menjadi pemegang saham dari unit usaha pengelola pabrik. Keempat, turut mengawasi jalannya program antara unit usaha pengelola pabrik dan hubunganya dengan masyarakat/PM tidak langsung disekitarnya.   

Proses pengolahan nanas di pabrik IKON Subang
salah satu produk hasil olahan Nanas di pabrik IKON Subang

Dampak yang diharapkan dari program ini yaitu kepada PM Langsung atau pemegang saham, mereka mendapatkan  passive income dari deviden saham IKON.

Dampak untuk petani yaitu mereka mendapatkan harga jual nanas yang baik. Untuk PM petani yang tergabung dalam koperasi, mereka dapat Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi. IKON juga berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan yaitu 24 pengelola pabrik dan di koperasi ada puluhan ibu-ibu pengupas nanas.  Serta Mendorong tumbuhnya ekonomi masrarakat lokal seperti terbukanya warung, tempat makan, atau usaha lain di sekitar pabrik IKON.

Sekarang sudah tidak takut lagi panen saat harga anjlok. Kami (kelompok tani) sering bermusyawarah dengan Dompet Dhuafa. Mereka benar-benar mendengar kami dan mencarikan solusi dengan adanya pabrik IKON ini, sekarang petani nanas bergairah kembali.

Ade - Penerima Manfaat