Melon Langensari

Desa Kujangsari dan Bojongkantong, Kota Banjar, Jawa Barat.

Deskripsi Program
Program pemberdayaan petani Melon hidroponik dengan pelibatan Masyarakat sebagai pengelolaan Green House dan penguatan market komoditas Budidaya Tanaman Melon dengan sistem Hidroponik dalam Greenhouse memiliki kualitas hasil panen yang lebih unggul dibandingkan dengan melon yang ditanam secara konvensional di areal pertanian terbuka. Di Desa Kujangsari dan Desa Bojongkantong, Kec. Langensari, Kota Banjar, terdapat usaha pertanian budidaya tanaman melon hidroponik yang dikembangkan oleh anak muda bersama masyarakat. Tanaman melon hidroponik dibudidayakan dengan metode Greenhouse.

Tahun Mulai Program

Program Melon Langensari dimulai tahun 2023 dan diintervensi oleh Indonesia Berdaya pada tahun 2024.

Jumlah penerima manfaat program Melon Langensari yaitu 10 Orang.

Intervensi Indonesia Berdaya
Skema intervensi dari program Melon Hidroponik Langensari terdiri dari 3 aspek yaitu produk, market, dan kelembagaan lokal. Dalam aspek produk, intervensi meliputi penambahan 3 greenhouse baru yang luasnya masing-masing 350 m2, penambahan jumlah penerima manfaat sebanyak 10 petani, dan inisiasi brand Desa Wisata Melon Langensari. Dari sisi market, respon market retail sangat bagus sehingga masa penjualan saat panen hanya 4 hari, dilakukan ekspansi market dalam bentuk eduwisata. Sementara itu, intervensi dalam kelembagaan lokal dilakukan dengan penguatan fungsi kelembagaan lokal sebagai pengelola unit usaha bersama masyarakat, membuka jaringan market dan inisiasi kelembagaan lokal yang melakukan proses pendampingan ke petani agar produktifitas tumbuh.

Proses perawatan tanaman melon
Penerima manfaat petani melakukan pemanenan melon

Target dampak finansial fokus pada peningkatan pendapatan petani sebanyak 2 juta rupiah/bulan  dan peningkatan produktivitas pertanian Melon Target omset 38 juta/siklus/GH.

Target dampak sosial yaitu meningkatnya kapasitas masyarakat dalam mengelola pertanian Melon. Adanya kelembagaan lokal yang dapat mengelola pengembangan unit revenue. Bertambahnya jaringan rantai pasok produksi dan market. Serta menguatnya Sustainabilitas program dengan memastikan distribusi nilai ekonomi yang merata bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok Pertanian Melon.

Di pertanian melon hidroponik ini, kalau kualitas buah bisa kita jaga, maka petanilah yang menentukan harga jualnya di pasar. Alhamdulillah, intervensi Dompet Dhuafa ini terbukti mampu mengubah nasib, memberikan keuntungan yang baik, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggota kelompok kami.

Elan - Penerima Manfaat