Kopi Solok Sirukam

Nagari Sirukam, Kab. Solok, Sumatera Barat.

Deskripsi Program
Pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Kopi di Nagari Sirukam, diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Singgalang sejak tahun 2019 dengan produk utamanya adalah green bean dan memiliki merek dagang Kopi Solok Sirukam.

Tahun Mulai Program

Program Kopi Solok Sirukam diintervensi oleh Indonesia Berdaya dimulai pada tahun 2022.

Jumlah penerima manfaat program Kopi Solok Sirukam berjumlah 39 Orang.

Intervensi Indonesia Berdaya
Intervensi Indonesia Berdaya pada program ini yaitu pertama, bantuan modal untuk kebutuhan pupuk. Kedua, pendampingan budidaya tanaman kopi, market, product development, dan penguatan kelembagaan lokal.

Pohon kopi Solok Sirukam, Sumatera Barat.
Buah ceri kopi Solok Sirukam

Intervensi Indonesia pada program ini memberikan dampak yang signifikan dalam berbagai aspek diantaranya pertama, terbentuk Koperasi Solok Sirukam Sepakat dan Kelompok Petani Kopi Cirubuih Indah Non Jaya.

Kedua, terdapat peningkatan pendapatan dari harga jual red cherry Rp4.500/kg menjadi Rp 8.500 – Rp 13.000/kg. Kemudian terbentuknya jaringan pasar yang luas, meliputi wilayah Sumbar, Kalimantan, Jakarta dan luar negeri (Belanda). Serta menjadi etalase pembelajaran atau penelitian publik tentang budidaya kopi.

Kopi arabika Solok Sirukam ini pernah diuji melalui tes lab. Hasilnya, kopi ini memiliki karakteristik yang terdiri dari pisang, durian, nangka, kayu manis, dan melati. Hasil kaping kopi ini bahkan sudah pernah diuji di Belanda. Hasilnya memiliki skor 86. lebih banyak pasarnya adalah lokal di beberapa rumah kopi di Padang, Sumatra Barat, dan Yogyakarta

Abeng - Ketua Koperasi & Penerima Manfaat